Kenangan Masa Kanak-kanak

Oktober 1, 2009 at 4:05 am 1 komentar

SEMALAM ketika saya sedang menulis, melintas tetangga saya. Mbah, begitu saya suka menyapa. Disamping memang usianya yang jauh lebih tua, beliau termasuk yang dituakan. Pensiunan guru di Biak itu, termasuk tetangga yang suka bertukar pikiran dengan saya. Saya yang sedang menyelesaikan novel, nggak enak ketika melihat beliau duduk di teras. Malam hari saya suka pindah ke ruang depan untuk menulis, sambil menemani anak-anak belajar juga sibungsu bermain. Akhirnya saya beranjak dari komputer, menemui mbah dan ngobrol sejenak. Akhirya obrolan sampai ke novel Sintren, yang terbit 2007 lalu. Mbah bercerita kalau dulu semasa kecil sering nonton sintren. Perempuan muda yang mengenakan kebaya dan diikat tubuhnya, lalu dimasukkan ke dalam sangkar ayam. Setelah panjak bernyanyi, tak lama sangkar dibuka. Karena kekuatan magislah dalam waktu sejenak si penari sintren sudah tak terikat lagi, bahkan sudah berganti baju. Mbah bertanya apakah hal itu sama dengan yang di Batang. Mbah berasal dari Tegal, konon karena terpesona dengan Soekarno atau Bung Karno, mbah sukarela datang ke Irian Jaya untuk menjadi relawan merebut kembali Irian Jaya. Hingga akhirnya beliau mengajar di Biak. Saya ceritakan pada mbah, terakhir saya melihat pertunjukan sintren ketika kelas empat SD. Sejak itu sintren sudah jarang dipertunjukkan, apalagi untuk sekarang. Sintren benar-benar sudah menghilang dari Batang, tertutama di kabupatennya. Sintren sendiri merupakan novel perdana saya, yang penggarapannya melibatkan serpihan masa kanak-kanak saya. Tanpa saya duga, masuk lima besar Khatulistiwa Literary Award.

Entry filed under: Dibalik Novel SINTREN. Tags: .

Mudik Berkunjung ke Sekolah Saraswati dan Nawang

1 Komentar Add your own

  • 1. AGT  |  Oktober 1, 2009 pukul 5:45 am

    Wid, kenapa postingannya yg terakhir ini berantakan? Nggak diedit dulu ya krn ada kalimat yg diulang-ulang.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Oktober 2009
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: