Archive for Juli, 2010
Si Miskin
DALAM menulis novel saya sangat menyukai masalah-masalah yang bertemakan sosial, seperti kemiskinan yang membelit masyarakat kita. Perempuan, kemiskinan dan sulitnya akses pendidikan kemudian menjadi mata rantai dalam novel saya, Sintren.
Di mana pun tempat si miskin kurang mendapat tempat. Baik untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan, misalnya. Untuk pendidikan saja sekolah mahal produk pemerintah tak memugkinkan bagi si miskin untuk bisa menikmatinya. RSBI jelas hanya bisa dinikmati oleh anak-anak orang kaya. Biaya masuknya sering membuat orang tercengang.
Bagaimana si miskin dalam novel Sintren. Zaman saya sekolah dsar dulu ada sebagian orangtua yang kesulitan menyekolahkan anaknya. Menunggak SPP sampai tiga bulan sering saya dengar. Herannya banyak dari mereka malah anak-anak yang cerdas. Saya ingat mereka yang tak bisa sekolah sampai ke SMP hingga SMA sering Karen alasasan ekonomi. (lagi…)