Sintren dan Kisah Kasih Sulasih-Raden Sulandono
April 19, 2007
Sumber: www.batikmarkets.com/batik_pekalongan.php
Sintren adalah kesenian tradisional masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, merupakan sebuah tarian yang berbau mistis / magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dan Raden Sulandono. Tersebut dalam kisah bahwa Raden Sulandono adalah putra Ki Bahurekso hasil perkawinannya dengan Dewi Rantansari.
Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Ki Bahurekso. Akhirnya Raden Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan diantara keduanya masih terus berlangsung melalui alam goib. Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantansari yang memasukkan roh bidadari ke tubuh Sulasih, pada saat itu pula Raden Sulandono yang sedang bertapa dipanggil rohnya untuk menemui Sulasih, maka terjadilah pertemuan diantara Sulasih dan Raden Sulandono.
Sejak saat itulah setiap diadakan pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh pawangnya. Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci (perawan), dibantu oleh pawangnya dan diiringi gending 6 orang. Pengembangan tari sintren sebagai hiburan rakyat, kemudian dilengkapi dengan penari pendamping dan pelawak. ***
Entry Filed under: Sejarah Sintren. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Aswan Kepritan | April 27, 2007 at 5:58 am
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Karena keinginan kami untuk mengoptimalkan SEO, maka dengan ini kami mohon maaf apabila halaman http://www.batikmarkets.com/pekalongan.php yang saudari Dianing Widya Yudhistira jadikan rujukan, telah kami rubah menjadi http://www.batikmarkets.com/batik_pekalongan.php. Hal tanpa mengurangi isi, hanya kami merubah title halaman dan nama file.
Demikian semoga maklum.
Aswan Kepritan